Pamekasan. Sebagai bagian rencana persiapan Tahun Akademik baru, 2022, pada Kamis, 01 September 2022, seperti biasa STAI Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan menggelar Serap Aspirasi bersama Dosen dan Pengelola.
Tahun ini, serap aspirasi mengusung tema, “Peningkatan Mutu Akademik Untuk STAI DUBA Unggul Tahun 2030”, yang sesuai dengan Rencana Induk Pengembangan (RIP) dan Rencana Strategis (Renstra) STAI DUBA Pamekasan.
Di kesempatan ini juga diperkenalkan 5 Pengelola dan 25 Dosen baru yang tersebar di 5 Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Hukum Tata Negara (HTN), Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dan Ekonomi Syariah (ES).
“Kita memasuki periode kedua yaitu pembangunan (al-bina’), setelah sebelumnya melewati periode pertama peletakan dasar pijakan (al-ta’sis) dan berikutnya kita akan capai periode ketiga yaitu pengembangan (al-tathwir). Dan semua periode itu, harus dilaksanakan melalui peningkatan mutu akademik hingga mencapai unggul.” Tegas Ketua STAI DUBA, KH. Sholahuddin Syamsul Arifin, M.A.
Terdapat beberapa catatan penting di Serap Aspirasi kali ini diantaranya, 1) Peningkatan Bidang Pendidikan melalui pematang Rencana Perkuliahan di RPS, SAP dan Laporan Perkuliahan Akhir Semester (LPAS) ; 2) Peningkatan Bidang Penelitian dan Pengabdian Dosen melalui penambahan media publikasi 4 jurnal di masing-masing Prodi dan 1 jurnal pengabdian kepada masyarakat; 3) Peningkatan Layanan Pembelajaran melalui penyediaan LED/Smart TV di masing-masing ruang perkuliahan.
Beberapa pengelola baru tersebut adalah :
1. Ketua Prodi Ekonomi Syariah, Zainol Fata, M.E.
2. Ketua Prodi Hukum Tata Negara, Mursyidi, M.H.
3. Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Arab, Mabrurrosi, M.Pd.
4. Ketua Prodi Manajemen Pendidikan Islam, Ziyadul Ifdhal Ghazali, M.Pd.I.
5. Bagian Humas dan Perpustakaan, Ach. Fahrurrosyi,S.E.
“Penambahan Dosen dan Pengelola Baru sebagai konsekuensi alih bentuk dari STIBA ke STAI diharapkan bisa semakin menguatkan dan meningkatkan Mutu Akademik. Dan beberapa catatan penting hasil serap aspirasi akan dimasukan untuk selanjutnya menjadi kebijakan institusi.” Tambah Wakil Ketua I, Dr. Abdul Mukit, M.Pd.I.



