Pamekasan- Abdul Haris, mahasiswa semester 1 Program Studi Ekonomi Syariah di Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Ulum (STAI DUBA), mencatatkan namanya dalam sejarah prestasi mahasiswa Indonesia. Haris-begitu akrab disapa-berhasil meraih medali perak dengan predikat A pada ajang Indonesian Science Competition di bidang Ekonomi, yang digelar oleh Pusat Kejuruan Sains Nasional (Puskanas).
Prestasi cemerlang Haris sebagai penerima beasiswa Kemenag RI, bukan hanya mencerminkan kecerdasannya, tetapi juga menunjukkan dedikasi tinggi dalam mengembangkan pemahamannya di dunia Ekonomi Syariah. Kompetisi ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia, menjadikan pencapaian Haris semakin membanggakan.
Abdul Haris, yang merupakan mahasiswa baru di STAI DUBA, mengungkapkan rasa syukurnya atas dukungan dari dosen dan rekan-rekannya. “Saya sangat bersyukur atas dukungan dan bimbingan dari dosen-dosen kami di STAI DUBA. Ini adalah bukti bahwa pendidikan kami di sini memberikan bekal yang kuat untuk bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.
Pimpinan STAI DUBA menyampaikan rasa bangganya terhadap pencapaian Haris. “Kami bangga memiliki mahasiswa yang tidak hanya berprestasi akademis, tetapi juga mampu bersaing dalam ajang kompetisi bergengsi seperti Indonesian Science Competition. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di STAI DUBA,”
Sementara Ketua Program KIP di STAI DUBA, Dr. Abdul Mukit, M.Pd.I. menegaskan bahwa pencapaian Abdul Haris di Indonesian Science Competition agar bisa menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi swasta yang harus percaya diri dapat kompetitif dalam bersaing dengan siapa saja. “Semoga menjadi inspirasi bagi mahasiswa-mahasiswa STAI DUBA dan seluruh generasi muda Indonesia untuk terus berprestasi dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.” Tutupnya.



