Pamekasan – Dua mahasiswa dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darul Ulum Banyuanyar (DUBA) Pamekasan berhasil menyelesaikan program Pengabdian Internasional di Malaysia dengan hasil membanggakan. Keduanya mendapatkan penilaian sangat memuaskan dari pihak Maahad Bahasa dan Ilmu Al Qur’an (MABIq) Malaysia yang menjadi mitra dalam program tersebut.
Program pengabdian ini berlangsung selama tiga bulan penuh di kawasan Kuantan Malaysia, dengan fokus pada kegiatan pendampingan bahasa arab selama tiga bulan. Mahasiswa STAI DUBA yang terlibat aktif dalam program ini adalah Abd. Aziz dan Sultan Abd. Aziz, keduanya merupakan mahasiswa semester 6 dan 4 Prodi Bahasa dan Sastra Arab (BSA).
Dalam pernyataan resminya, Pengerusi Eksekutif MABIQ: Ust Jamaluddin bin Abdul Jabbar menyampaikan apresiasinya terhadap dedikasi dan profesionalisme kedua mahasiswa tersebut.

“Kedua anak muda ini luar biasa. Mereka bukan hanya membawa ilmu, tapi juga semangat yang menginspirasi warga lokal. MaBIQ merasa terhormat dapat bekerja sama dengan STAI DUBA.
Maaf juga atas segala kekurangan drp pihak MABIQ moga dapat adakan lagi program ini tahun depan. Pihak MABIQ sangat puas hati atas segala jasa bakti dan perkhidmatan yg dicurahkan oleh dua org guru bantu kali ini sepanjang di MaBIQ.”
ujarnya.
Selama pengabdian, Aziz dan Sultan terlibat dalam berbagai kegiatan seperti pembinaan santri, pengajaran bahasa arab berbasis bi-ah.
Wakil Ketua I bidang akademik, STAI DUBA Pamekasan, Dr. Abdul Mukit, S.Th.I., M.Pd.I. mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian mahasiswanya.
“Ini menjadi bukti bahwa mahasiswa STAI DUBA mampu bersaing dan berkontribusi di tingkat internasional. Kami akan terus mendorong kolaborasi global dan menyebarkan ilmu seperti ini sebagai bagian dari visi kampus IT (Ilmu dan Taqwa),” kata beliau.
Program pengabdian internasional ini merupakan bagian dari implementasi Kampus Merdeka Global, yang menjadi prioritas STAI DUBA dalam memperluas jejaring akademik dan kultural di kawasan Asia Tenggara.
Sebagai tindak lanjut dari keberhasilan ini, MABIq dan STAI DUBA merencanakan kerja sama jangka panjang dalam bentuk pertukaran pelajar, kuliah tamu dosen, dan pelatihan digitalisasi kurikulum Islam di era industri 5.0.



