+ (62) 087 5086 9712

admin@staiduba.ac.id

Follow Us:

Home » Berita/Artikel » STAI DUBA Gelar Seminar Internasional Tentang Ekonomi dan Pembebasan Palestina

STAI DUBA Gelar Seminar Internasional Tentang Ekonomi dan Pembebasan Palestina

Pamekasan, 2 Juni 2025 — Sebuah seminar internasional yang membahas isu strategis umat Islam dalam bidang ekonomi dan pembebasan Palestina diselenggarakan dengan tema besar “Ekonomi Umat di atas Manhaj Kenabian Menuju Pembebasan Palestina”. Kegiatan ini dihadiri oleh akademisi, praktisi ekonomi Islam dan mahasiswa.

Acara ini bertujuan menggugah kesadaran kolektif umat tentang pentingnya membangun sistem ekonomi berbasis nilai-nilai kenabian sebagai solusi terhadap ketimpangan ekonomi global yang dirasakan umat Islam dan penderitaan saudara di Palestina. Seminar ini diinisiasi oleh STAI Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan, dengan menghadirkan sejumlah pembicara terkemuka yang kompeten dalam bidang ekonomi syariah dan pembebasan Palestina.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia, Abdul Mukit, menyampaikan bahwa seminar ini merupakan bagian dari ikhtiar intelektual untuk membangkitkan kembali semangat kemandirian ekonomi umat yang berakar pada ajaran Rasulullah SAW. dan bagaimana merumuskan pembebasan Palestina dengan cerdas.

“Ekonomi umat harus dibebaskan dari sistem yang menindas dan kembali kepada prinsip keadilan, distribusi kekayaan yang merata, serta solidaritas sosial sebagaimana yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW,” ungkapnya.

Salah satu pembicara utama, Dr. Abdullah bin Abdul Majid Az Zindani dari Jami’atul Iman, Yaman, menekankan bahwa paradigma ekonomi profetik tidak hanya berbicara soal akumulasi harta, tetapi juga bagaimana kekayaan itu memberi manfaat luas kepada masyarakat.

“Manhaj kenabian menempatkan ekonomi sebagai alat pemberdayaan, bukan penindasan. Ini yang harus menjadi rujukan kita dalam membangun sistem ekonomi umat yang mandiri dan berkeadilan,” tegas Dr. Abdullah yang juga merupakan utusan Ittihad Al ‘Alami Li Ulama Muslimin dalam sesi pemaparan materi.

Sementara narasumber kedua, Dr. Muhammad Sa’id Bakr menegaskan tentang pentingnya membangun sikap peduli kemanusiaan dan menentang segala bentuk penjajahan termasuk yang terjadi di Palestina.
“Palestina dan Indonesia mempunyai hubungan erat sejak lama. Hubungan kemanusiaan dan sekaligus keimanan. Dukungan, doa dari rakyat Indonesia sangat diharapkan. Kita rumuskan pembahasan dengan ilmu dan pembangunan ekonomi mandiri yang berbasis profetik, praktek nabi dan sahabat. Ekonomi adalah sendiri penting dalam pembangunan peradaban yang jitu untuk pembebasan.” Pungkasnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan rumusan rekomendasi strategis untuk mendorong penerapan nilai-nilai ekonomi kenabian dalam kebijakan publik, pendidikan ekonomi Islam, dan praktik usaha mikro yang berbasis profetik untuk pembebasan kaum tertindas dan penghapusan penjajahan di Palestina.

Dengan terselenggaranya seminar internasional ini, diharapkan tumbuh gerakan nyata di tengah umat Islam untuk membangun sistem ekonomi yang tidak hanya adil secara material, tetapi juga membawa keberkahan dan pembebasan hakiki sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW.

Komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × one =